Ada banyak peristiwa terjadi di Surabaya pada masa reformasi, Tak cukup jika hanya melihat kilas balik di museum 10 November, kamipun datang ke rumah H.O.S. Cokroaminoto Untuk melihat kilas balik sejarah yang lainnya di Jl. Peneleh Gg. VII No.29-31, Peneleh, Kec. Genteng.
Akses kesana bisa dengan jalan kaki karena letaknya dekat Aja (gapake banget), menuju lokasi melewati jembatan yang cukup instagrammable, jadi aku mengajak keluarga untuk foto foto dulu buat konten instagram “foto dulu yuk” kataku, “ngapain foto pinggirannya Kali” ibuku bertanya, “gapapa bagus malah, masih original” aku menjawab, kemudian kami foto bergantian di pinggir jembatan itu, puas jadi model, kami langsung menuju rumah H.O.S Cokroaminoto yang letaknya didalam gang.

Didalam kami disambut oleh penjaganya yang mempersilahkan kami masuk, dinding museum terlihat foto-foto dari H.O.S Cokroaminoto sebagai ketua Sarikat Dagang Islam kala itu, Dan Ada juga foto Haji Samanhudi yang mendirikan Sarikat Islam Untuk melawan perdagangan China di Indonesia. Dibawah foto foto tersebut Ada juga narasi yg menceritakan peristiwa didalam foto.

Lantai atasnya Ada koskosan bekas Soekarno yang ingin melanjutkan studi di Hogere Burger School. Kosannya Tidak seperti yg Kita biasa lihat, disitu hanya menyediakan Satu ruangan besar, Dan 4 alas Untuk tidur. Aku bertanya Pada penjaga “dulu Soekarno ngekos disini”, lalu ia menjawab “iya, Dan Soekarno sering memerhatikan H.O.S Cokroaminoto berpidato, dari situ ia belajar bagaimna menyanpaikan pidato dengan benar”.
Setelah puas melihatlihat, kamipun turun Untuk mengambil beberapa foto lalu pulang ke hotel karena museum sudah mau tutup.
Disini bisa dilihat bagaimana perjalanan akademis Soekarno sebelum menjadi presiden Dan apa saja yang ia pelajari dari sosok H.O.S Cokroaminoto